Kelompok Etnik Terbesar di Indonesia
Catatan

7 Kelompok Etnik Terbesar di Indonesia

Indonesia adalah salah satu negara terpadat di dunia. Jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2010 adalah 237.641.326 orang, yang meliputi mereka yang tinggal di daerah perkotaan sebanyak 118.320.256 orang (49,79 persen) dan di daerah pedesaan sebanyak 119.321.070 orang (50,21 persen). Populasi tersebar luas di semua pulau di Indonesia. Dari timur ke barat, dan dari utara ke selatan. Penyebaran ini kemudian menjadikan Indonesia adalah rumah bagi orang-orang dari berbagai budaya dan latar belakang.

Orang-orang dari daerah yang sama dengan budaya yang sama daripada membentuk kelompok yang disebut kelompok etnis. Kelompok etnis di Indonesia sangat banyak, ada sekitar lebih dari 300 kelompok etnis. Oleh karena itu, slogan Bhineka Tunggal Ika (Bahkan kita berasal dari latar belakang yang berbeda tetapi kita disatukan sebagai satu). Juga dikenal sebagai Unity in Diversity, yang merupakan semboyan orang Indonesia sangat tepat dalam menjaga integritas Indonesia. Dan di sini kita akan menjelaskan tentang 7 Kelompok Etnik Indonesia.

1. Jawa  

suku jawa

Suku Jawa adalah kelompok etnis terbesar di Indonesia yang sebagian besar berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta. Saat ini, setidaknya 40,22% penduduk Indonesia adalah orang Jawa, sedangkan sebelumnya berdasarkan sensus Kolonial Belanda pada 1930 suku Jawa sebesar 47,05%. Penurunan ini terjadi karena jumlah orang Jawa pindah ke wilayah dan negara lain baik selama masa pemerintahan kolonialisme Belanda dan kolonialisme Jepang.

Selain ketiga provinsi ini, orang Jawa tinggal di Lampung, Jakarta, Sumatra Utara, Riau, Sumatra Selatan, Banten dan Kalimantan Timur. Di Jawa Barat mereka ditemukan di Indramayu dan Cirebon. Meanhile, orang Jawa juga memiliki sub-suku, seperti Suku Osing, The Samin, Tengger Tribe, dan lain-lain. Selain itu, orang Jawa juga tinggal di Suriname, Amerika Selatan karena pada masa kolonial Belanda suku dibawa ke sana sebagai pekerja dan sekarang suku Jawa di sana dikenal sebagai Suriname Jawa. Secara umum, suku ini memiliki karakteristik unik yang sopan, pekerja keras, cenderung menyembunyikan perasaan yang sebenarnya dan mengikuti etika mereka.

2. Sunda

 Sunda

Orang Sunda adalah kelompok etnis yang berasal dari bagian barat Pulau Jawa, Indonesia. Kelompok etnis ini juga dikenal dengan istilah Tatar Pasundan dan meliputi wilayah administratif provinsi Jawa Barat, Banten, Jakarta, Lampung dan wilayah barat Jawa Tengah (Banyumas). Orang Sunda juga menyebar di berbagai daerah di Indonesia, dengan provinsi Banten dan Jawa Barat sebagai wilayah utama. Identitas yang menyatukan bahasa Sunda adalah bahasa dan budayanya.

Orang Sunda dikenal optimis, ramah, sopan, ceria dan bersahaja. Orang Portugis mencatat dalam Suma Oriental bahwa orang Sunda jujur ​​dan berani. Di sisi lain, orang Sunda juga merupakan orang pertama yang memiliki hubungan diplomatik secara paralel dengan bangsa lain. Sang Hyang Surawisesa atau Raja Samian adalah raja pertama di nusantara yang menjalin hubungan diplomatik dengan Portugis pada abad ke-15 di Malaka. Hasil diplomasinya diuraikan dalam Traktat Perjanjian Sunda-Portugal. Beberapa tokoh Sunda juga menjabat sebagai menteri dan pernah menjabat sebagai wakil presiden kabinet.

3. Batak

Suku Batak adalah salah satu kelompok etnis terbesar di Indonesia. Nama ini merupakan tema kolektif untuk mengidentifikasi beberapa kelompok etnis yang tinggal dan berasal dari Pantai Barat dan Pantai Timur di Provinsi Sumatera Utara. Suku-suku yang dikategorikan sebagai Batak adalah: Batak Toba, Batak Karo, Batak Pakpak, Batak Simalungun, Batak Angkola, dan Batak Mandailing.

Saat ini pada umumnya orang Batak mengikuti agama Islam, Kristen, dan Katolik. Tetapi beberapa dari mereka juga percaya pada beberapa kepercayaan tradisional seperti tradisi Malim dan animisme, meskipun sekarang jumlah penganut kedua ajaran ini telah berkurang.

Selain itu, Karakteristik umum suku batak adalah mereka suka membantu, berani tampil dan cenderung mendominasi dalam diskusi.

4. Madura

MaduraSuku Madura adalah salah satu etnis dengan populasi besar di Indonesia. Mereka berasal dari Pulau Madura dan pulau-pulau sekitarnya. Selain orang Jawa dan Sunda, banyak orang Madura juga bermigrasi ke daerah lain, terutama ke Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Serta ke Jakarta, Tangerang, Depok, Bogor, Bekasi, dan sekitarnya, serta negara-negara Timur Tengah, terutama Arab Saudi.

Orang Madura pada dasarnya adalah orang yang memiliki etos kerja tinggi, ramah, giat bekerja dan ulet. Mereka suka berkeliaran karena kondisi daerah yang tidak baik untuk bertani. Di sisi lain, orang-orang luar negeri dari Madura umumnya bekerja sebagai pedagang, misalnya: membeli dan menjual besi tua, pedagang asongan, dan pedagang pasar.

5. Betawi

Betawi

Orang Betawi adalah suku di Indonesia yang penduduknya umumnya berdomisili di Jakarta. Beberapa ahli berpendapat bahwa suku Betawi berasal dari perkawinan antar etnis dan antar budaya di masa lalu. Secara biologis, mereka yang mengklaim sebagai orang Betawi adalah keturunan campuran berdarah dari berbagai suku dan bangsa yang diimpor oleh Belanda ke Batavia. Orang-orang yang disebut Betawi atau suku sebenarnya menghitung pendatang baru di Jakarta.

Kelompok etnis ini lahir dari kombinasi berbagai kelompok etnis lain yang sudah tinggal di Jakarta, seperti Sunda, Melayu, Jawa, Arab, Bali, Bugis, Makassar, Ambon, dan Cina. Namun, menurut beberapa peneliti yang setuju dengan Lance Castles yang telah mempelajari tentang Penduduk Jakarta di mana Journal of Research yang diterbitkan pada tahun 1967 oleh Cornell University mengatakan bahwa secara biologis, mereka yang mengklaim sebagai Betawi adalah keturunan dari campuran berdarah suku dan bangsa diimpor oleh Belanda ke Batavia. Kelompok etnis ini lahir dari campuran berbagai kelompok etnis lain yang sudah tinggal di Jakarta, seperti orang Sunda, Melayu, Jawa, Bali, Bugis, Makassar dan Ambon, serta suku-suku imigran, seperti Arab, India, Cina dan Eropa.

6. Minangkabau

Minangkabau

Minangkabau atau sering disingkat sebagai Minang adalah kelompok etnis yang mencakup daratan Sumatera Barat, setengah dari daratan utama Riau, Bengkulu utara, Jambi barat, pantai barat Sumatra Utara, barat daya Aceh, dan Negeri Sembilan di Malaysia. Sementara itu, dalam percakapan lokal, orang Minang sering disamakan dengan orang Padang, mengacu pada nama ibu kota provinsi Padang Sumatra Barat. Namun, mereka biasanya merujuk pada kelompoknya sebagai urang terbangun, yang berarti sama dengan orang Minang sendiri.

Orang Minangkabau sangat menonjol di bidang perdagangan. Lebih dari setengah dari total anggota komunitas ini berada di luar negeri. Komunitas Minang memiliki hidangan khusus yang dikenal dengan masakan Padang yang sangat populer di Indonesia bahkan hingga mancanegara. Kelompok etnis ini dikenal karena keyakinan mereka yang kuat dalam Islam dan mengikuti tradisi Islam dengan sepenuh hati.

7. Bugis

Bugis

Bugis adalah kelompok etnis yang hidup di sekitar Sulawesi Selatan. Karakteristik utama dari kelompok etnis ini adalah bahasa dan adat istiadat. Para pendatang baru dari Malaysia dan Minangkabau yang bermigrasi ke Sulawesi sejak abad ke-15 sebagaimana dalam administrasi dan pedagang di kerajaan Gowa telah diakulturasi dan juga dikategorikan sebagai suku Bugis. Berdasarkan sensus penduduk Indonesia pada tahun 2000, populasi orang Bugis sekitar enam juta orang.

Sekarang orang Bugis juga menyebar di provinsi lain di Indonesia, seperti Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Papua, Jakarta, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Jambi, dan Kepulauan Riau. Selain itu, suku Bugis juga banyak ditemukan di Malaysia dan Singapura yang sudah lama hidup di sana dan keturunan mereka telah menjadi bagian dari negara. Karena semangat para pengembara dari masyarakat Bugis, orang Bugis cenderung pergi dan tinggal di luar negeri.

Itulah penjelasan lengkap tentang kelompok etnis terbesar di Indonesia.

Arizqi Febrianti, perempuan kelahiran kota Dawet Ayu, Banjarnegara. Menyukai Perjalanan, Pemandangan, Membaca dan juga Tidur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *