Studi Banding Sekolah Sungai Banjarnegara

Apa itu sekolah sungai?

Sekolah sungai Banjarnegara adalah sebuah komunitas lingkungan yang berkegiatan di sungai.

Sekolah tersebut bukanlah sekolah pada umumnya, namun merupakan kegiatan nonformal seperti diskusi mengenai sungai, penanganan bencana, juga praktik mitigasi bencana.

Pada tahun 2017, tepatnya tanggal 27 – 29 juli kami melalukan studi banding komunitas dan sekolah sungai bersama FKH ( forum komunitas hijau) dan BAPPERLITBANG kab. Banjarnegara.

Sekolah Sungai Adhidrawa Pujangga Pening- Jogja

Kami melaksanakan studi bnding dengan beberapa komunitas sungai untuk meningkatkan pemberdayaan sungai diberbagai segi kehidupan. Beberapa komunitas yang sempat kami kunjungi adalah Sibat Sewu di Solo, Komunitas ujung sungai di Boyolali dan Adhidrawa Pujangga pening di Jogja.

Tujuan dari pembentukan Sekolah sungai ini tak lain adalah membangun kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam pengendalian pencemaran dan degradasi sungai, meningkatkan kapasitas kelembagaan dalam pengurangan resiko bencana, membangun perilaku manusia dalam pengelolaan sungai, menjadikan sungai sebagai sumber pembelajaran inovatif, dan melipatgandakan kemanfaatan ekosistem sungai untuk ekonomi kreatif.

Sekolah Sungai Banjarnegara ini bahkan sudah berkerjasama dengan BPBD Banjarnegara. Sejauh ini kegiatan Sekolah Sungai masih berjalan, para anggotanya masih aktif dalam memberikan informasi informasi penting mengenai perawatan sungai, penanggulanan benca, pemanfaatan sungai dan sebagainya.

Boyolali – Komunitas Ujung Sungai

Kami harap kini kesadaran masyarakat akan pentingnya sungai bagi kehidupan sehari hari semakin meningkat. Karena tanpa campur tangan masyarakat sungai di Indonesia tidak akan bersih.

Semoga dengan adanya Sekolah Sungai Banjarnegara kebermanfaatnya dapat terus di nikmati. Semoga Banjarnegara dapat menjadi kabupaten yang memiliki sungai terbersih, dan sekali lagi, tanpa campur tangan masyarakat Banjarnegara, sungai srayu dan sekitarnya tidak dapat memberikan kebermanfaatan yang semestinya.

Tinggalkan komentar